Ia menyebut perguruan tinggi keagamaan Islam dapat berperan dalam transformasi damai karena memiliki ilmu pengetahuan modern yang bercorak keagamaan dan empiris. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya oleh umat Islam, tetapi semua pihak, sejalan dengan nilai raḥmatan lil ‘ālamīn
Dr. Ilim juga memperkenalkan istilah “Hiber ka Jumantara” – terbang ke angkasa – sebagai semangat internasionalisasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Menurutnya, peran global perguruan tinggi harus ditopang oleh kualitas lokal, nasional, dan internasional melalui berbagai dialog.
Delapan Jenis Dialog untuk Transformasi
Hal senada disampaikan Dr. Budhy Munawar Rachman. Ia menyebut dialog harus dilandasi semangat transformasi, belas kasih, dan keimanan. Ada delapan jenis dialog yang relevan:
1. Dialog kehidupan
2. Dialog karya/aksi sosial
3. Dialog teologis
4. Dialog pengalaman spiritual
5. Dialog etik global
6. Dialog pembebasan
7. Dialog peradaban
8. Dialog ekologis













