Dalam program ini, prajurit TNI tidak hanya dituntut menyelesaikan sasaran fisik seperti pembangunan jalan dan fasilitas umum, namun juga terlibat dalam kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan kepada masyarakat tentang kesehatan dan pendidikan. Semua pekerjaan ini dilaksanakan dengan semangat gotong royong, di mana prajurit dan warga bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan program yang ditetapkan oleh Komando Atas.
Pasiter Kodim 1805/Raja Ampat, Kapten Inf Marthen Luter Sa’bi, Minggu (06/10/2024) mengungkapkan bahwa anggota Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal waktu, bahkan tanpa hari libur. “Semua yang dilakukan oleh prajurit Satgas merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, Kami di sini bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi juga untuk menjalin kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari semboyan TNI Selalu di Hati,” ujarnya.













