Hingga Senin (2/3/2026), progres pembangunan telah mencapai 82,10 persen. Sejumlah pekerjaan bahkan telah rampung 100 persen, seperti pemasangan bouplank, pembersihan lahan di sekitar jembatan, penggalian pondasi, pasangan pondasi cyclop tepi dekat dan tepi jauh, serta pembuatan garpu dan anchor. Sementara itu, pengelasan dan pembuatan gapura/pilon mencapai 92 persen, pembesian footplate dan blok anchor 95 persen, serta pemasangan papan dan ram kawat 85 persen.
Tahapan lain juga terus dikebut, di antaranya pekerjaan beton footplate dan blok anchor serta pembuatan deadman masing-masing 72 persen, pemasangan plang anjuran dan pembuatan roll sling 52 persen, pembuatan hanger dan bentangan seling 49 persen, serta plang identitas jembatan dan pengecatan 25 persen. Setiap persentase progres bukan sekadar angka, melainkan cerminan kerja keras dan komitmen untuk segera menghadirkan jembatan yang aman dan kokoh bagi masyarakat.












