Jakarta, BEDAnews.com
Perlombaan Peleton Tangkas kesegaran Jasmani dan dilanjutkan Renang dasar Militer yang diselenggarakan di Lapangan Brigif 1 PIK/JS dan dilapangan Yonif Mekanis 201/JY Jakarta timur berlangsung selama 1 hari diikuti oleh 5 Jajaran Brigif 1 PIK/JS Peleton dari masing-masing Kompi.
Peleton yang bertanding merupakan perwakilan dari masing-masing kompi yang di pilih dengan cara pengundian, metode pengundian dipilih guna memastikan bahwa personel mempunyai fisik yang prima dan kemampuan yang merata pada masing-masing Peleton di Kompinya. Perlombaan yang sudah terlaksana antara lain, Menembak, HTF
Selama perlombaan berjalan banyak rintangan ataupun kendala yang dialami dari masing-masing peserta lomba, meskipun begitu para peserta lomba saling mendukung dan berkerja sama dalam melewati semua rintangan-rintangan yang mereka lewati dalam perlombaan.
Semua itu dapat terwujud karena adanya rasa solidaritas maupun rasa saling membagi dari masing-masing peserta tersebut, rasa solid yang selama ini telah mereka bangun dalam menjalani tugas-tugas pokok mereka di masing-masing kompinya.
Disisi lain juga perlombaan ini dibuat untuk mempersiapkan diri dari masing-masing peserta untuk mengikuti perlombaan Ton Tangkas yang akan dilaksanakan tingkat TNI AD nantinya, selain itu juga dalam ajang inipun akan dilihat kemampuan dari masing-masing perorangan peserta Lomba sesuai pembinaan-pembinaan yang telah dilaksanakan di masing-masing Kompi.
Diluar dari pada itupun, salah satu peserta Lomba Ton Tangkas mengatakan, saya akan membuktikan pada satuan saya kalau saya bisa menjadi yang terbaik untuk satuan, tegasnya.
Ditempat terpisah, Menarhanud -1/F melaksanakan Lomba Pleton Tangkas di daerah Cibungbulang, Daerah Latihan Ciampea Kompleks Kabupaten Bogor Jawa Barat. Menjadi pagi yang cukup menguras kemampuan akademik dan jasmani para peserta Lomba Peleton Tangkas Jajaran Menarhanud-1/F Dam Jaya, Yonarmed-7/105 GS dan Denzipur-3/ATD Dam Jaya. Pada pagi itu para peserta disibukkan dengan Materi Uji Teori & Aplikasi Navigasi Darat, Sabtu (26/03/2016).
Pelaksanaan lomba hari kedua tersebut diawali dengan Apel Pemeriksaan Kesiapan Peserta yang dipimpin oleh Kapten Arh Setu Wibowo. Kemudian dilanjutkan oleh Perwira Sub Koordinator Materi Lettu Arh Dani Setyoko, S.St.Han., dan Letda Czi Sefanye Banik, S.St.Han.
"Seluruh peserta lomba agar melaksanakan kegiatan lomba dg penuh semangat namun tidak mengabaikan faktor keamanan, krn keselamatan seluruh peserta merupakan hal yg utama," papar Lettu Arh Dani dalam pengarahannya.
Lebih jauh disampaikannya, dalam mengerjakan Persoalan Uji Teori Navigasi Darat agar mengutamakan ketelitian dan manfaatkan waktu yg disediakan secara maksimal, ucap Lettu Arh Dani Setyoko, S.St.Han.
Kemudian ditambahkan juga oleh Letda Czi Sefanye Banik, S. St.Han, pada saat aplikasi penggunaan GPS & Kompas faktor ketelitian juga tidak boleh diabaikan dan maksimalkan penggunaan perangkat tersebut, jelasnya.
Navigasi Darat merupakan suatu teknik untuk menentukan posisi dan arah perjalanan baik pada medan sebenarny,a maupun diatas lembar peta. Mengingat hal tersebut, maka kemampuan penguasaan teknik ini mutlak dimiliki oleh setiap prajurit agar dapat melaksanakan tugas secara maksimal.
Pada hari kedua tersebut, hadir Danmenarhanud-1/F Dam Jaya, Kolonel Arh I Made Kusuma D.G. selaku Ketua Panitia Penyelenggara dg didampingi oleh Wakil Ketua Hakim dan Juri Lomba, Kapten Arh Agnus Wihanantya dan Perwira Staf Panitia Lomba.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kasandidam Jaya, Kolonel Inf. Yohanes Maoro dan Letkol Ckm. DR. drg. Puji Hartono, Sp. Ort, Waka Kesdam Jaya, sebagai Perwira Pengawas Lomba.
Hasil lomba tersebut menempatkan Peleton-2 Raipur R Yonarhanudse-6/1/F Dam Jaya pada posisi teratas, diikuti oleh Peleton-2 Raipur Q Yonarhanudse-10/1/F Dam Jaya pada posisi kedua dan Peleton-2 Denzipur-3/ATD Dam Jaya pada posisi ketiga. (MR)












