Tasikmalaya, BEDAnews
Demi membantu siswa yang tidak mampu, guru-guru dan karyawan Tata Usaha SMPN 1 Sukahening, rela mengorbankan gajinya untuk dipotong setiap bulan, di luar Program Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Kepala SMP Negeri 1 Sukahening H. Dasmana, M.Si., saat di temui BEDAnews.com, pecan lalu di kantornya, mengungkapkan pemotongan gaji staf dan guru SMPN 1 Sukahening tersebut, berawal dari niat membantu dua siswa berprestasi yaitu “AK” yang saat itu sebagai Ketua Osis dan “DN” yang lulus Tahun Ajaran 2011-2012 lalu dan di teruskan ke Sekolah Asrama Bina Siswa SMA Plus Cisarua Kab. Bandung Barat.
Dan kini kedua siswa berprestasi dan benar-benar mempunyai niat maksimal melanjutkan belajar tersebut, biaya sekolahnya sudah dibantu oleh Yayasan tersebut (Bina Siswa SMA Plus Cisarua), ungkap Dasmana.
Sehingga kami kepala sekolah, para guru dan staf, lanjut Dasmana, sepakat semua dana dari pemotongan gaji di alokasikan untuk membantu siswa-siswi yang tidak mampu lainnya. (Deden Deni/Anton/Endang)











