Namun, kata Desty, Pos Indonesia tidak akan bisa bertransformasi jika tidak ada dukungan dari semua stakeholder mitra dan masyarakat.
Dia pun mengapresiasi penggunaan kendaraan listrik oleh Pos Indonesia sebagai langkah konkret mengurangi emisi karbon. Langkah ini akan mendukung inisiatif go green yang tidak akan berjalan tanpa ada komitmen semua pihak.
“Terimakasih sudah menemani transformasi Pos Indonesia sampai sustince hingga saat ini. Harapannya, Pos bisa berkembang menjadi perusahaan lebih hijau dan ramah lingkungan,” imbuh dia.
Pada acara tersebut, juga dilakukan launching buku karya Faizal R Djoemadi dengan judul “Thriving on Turbulence”. Buku ini menceritakan perjalanan Faizal selama memimpin Pos Indonesia dengan segala tantangannya. Buku ini didedikasikan kepada Pos Indonesia sebagai memori dan legacy-nya.













