Dengan segala daya upaya yang dilakukannya, ia juga berhasil mengumpulkan bantuan untuk APD (Alat Pelindung Diri) dan lainnya, karena meski pada awal- awal merebaknya pandemi Covid 19 APD masih minim namun pelayanan penanganan Covid bisa berjalan dengan baik.
Satu hal yang jadi catatan positifnya. Ia setia pada profesi, dan berani melakukan visit untuk merawat Suspect dan atau Pasien Covid setiap hari tanpa takut dan gentar. Sang dokter yang Polwan ini juga bukan hanya sekedar merawat secara medis tapi juga memberikan motivasi untuk tetap semangat dan sehat kepada pasien-pasiennya, sehingga pasien-pasiennya cepat pulih dan negatif.

Terbukti RS Sartika Asih menjadi favourite untuk rujukan penanganan Covid 19 karena pelayanannya dianggap sangat memuaskan dan cepat sembuh (negatif) kata pasien pasien yg pernah dilayani.













