Menurutnya, pengecekan dan komunikasi terhadap ratusan personil gabungan yang bertugas dilakukan sebelum pelaksanaan pengamanan. Zain menekankan pengamanan wajib dilaksanakan personil TNI – Polri secara persuasif dan humanis.
“Personil saya minta untuk selalu waspada terhadap segala potensi gangguan terkecil, laksanakan pengamanan secara humanis,” papar Zain.
Kapolres menambahkan, pihaknya pun telah melakukan assessment kepada panitia peribadatan di Vihara maupun klenteng, termasuk pengerahan tim penjinak bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya guna melakukan sterilisasi di beberapa Vihara yang dianggap rawan gangguan.
“Kita juga menerjunkan Jibom untuk melakukan sterilisasi, melalui panitia kita lakukan koordinasi mulai dari skema parkir, alur keluar dan masuk Jamaat, hingga pembatasan jumlah Jamaat diatur secara bergelombang agar tidak terjadi penumpukan,” urainya.













