“Implementasi politik luar negeri pro rakyat ini dapat diamati dengan studi kasus perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia di Malaysia. Dalam buku yang merupakan hasil penelitian selama dua tahun itu diperlihatkan bahwa Pemerintah Indonesia melakukan langkah pro aktif dalam perlindungan dan pemberdayaan masyarakat Indonesia di luar negeri,” kata Asep.
Sebelumnya, Rektor UMJ, Dr. Ma’mun Murod mengapresiasi terbitnya buku Politik Luar Negeri Indonesia Pro Rakyat, dimana para penulisnya turun langsung ke lapangan, yaitu ke Johor dan Kuala Lumpur Malaysia.
Ia juga secara khusus memuji keberanian Presiden Jokowi yang akan mengunjungi Ukraina dan Rusia yang tengah terlibat konflik bersenjata. Sebelumnya Presiden juga pernah mengunjungi Afghanistan.











