Lalu, quo vadis program IKN dan Istana-nya yang sudah kadung dengan segala infrastruktur termasuk jalan tol di IKN ? Tentu saja harus dimaksimalkan manfaatnya agar anggaran untuk IKN tidak sia-sia belaka.
Diantaranya, bisa saja digunakan untuk museum perjuangan perjalanan NRI. Kurun waktu 79 Tahun paska kemerdekaan 17- 8- 1945, dan satu atau beberapa ruangannya dapat dijadikan tempat tanahan para koruptor termasuk Jokowi dan keluarganya serta para kroni selama Jokowi berkuasa, andai terbukti melalui vonis inkracht.
Hal IKN dijadikan musium dan tahanan para koruptor ini. Jika dalat direalisasikan dapat menjadi income negara non pajak (PNBP), prediksinya tentu bisa memancing para turis domestik dan manca negara, sehingga bisa menekan kerugian maksimal projek mubazir IKN.













