Bandung, BEDAnews
Polisi menggeledah salah satu kamar kontrakan di Gang Mawar Rt 1 Rw 7 Kelurahan Campaka Kecamatan Andir Kota Bandung, Senin (13/5) pagi. Kamar kontrakan yang terletak tak jauh dari Bandara Husein Sastranegara ini dipastikan milik Budi Syarif alias Angga (25), terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 Antiteror beberapa waktu lalu di Cigondewah, Marga Asih. Dari tempat tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan membawanya ke Mapolrestabes Bandung.
"Dari kamar kontrakan tersebut, kami mengamankan barang bukti berupa 3 plat nopol R2, terminal kabel atau switching, 9 ponsel berbagai merek, 2 holster (sarung) senpi, 12 charger ponsel, 2 masker wajah, 4 belati, dan golok," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Senin (13/5).
Abdul menyebutkan, rumah kontrakan satu lantai itu milik Sinaga yang disewa Budi dan salah satu terduga teroris lainnya yakni Wiliam Maksum (30). Keduanya menyewa satu kamar sejak dua bulan lalu. "Budi terakhir kali berada di kontrakan itu sehari sebelum penggerebekan di Cigondewah," jelas Abdul.
Maksum ditangkap personel Densus 88 di kawasan Cipacing (Kabupaten Sumedang) atau sebelum insiden penggerebekan disertai baku tembak di rumah kontrakan, Cigondewah, RT 2 RW 8, Kampung Batu Rengat, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jabar, Rabu (8/5/2013). Dari keterangan Maksum terungkap sejumlah tempat persembunyian teroris di wilayah Bandung Raya.











