• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Polisi Jangan TENGIL Tapi Harus KASEP

Polisi Jangan TENGIL Tapi Harus KASEP

Asep Budi by Asep Budi
2 Juli 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Di hari jadinya yang ke-67, jajaran Polrestabes Bandung diminta untuk tidak menjadi polisi TENGIL tetapi menjadi polisi KASEP. Hal ini disampaikan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno pada peringatan HUT Bhayangkara ke-67 di Mako Polrestabes Bandung, Jalan Jawa Bandung.

"Cita-cita saya saat menjadi Kapolrestabes Bandung ini yakni ingin mewujudkan Bandung yang lebih aman, tentram, dan damai serta mengajak seluruh anggota bisa dekat dan diterima masyarakat," ungkap Sutarno, Senin (1/7).

Sutarno mengutip amanat Aa Gym kepada kepolisian. Sebagai polisi yang dekat dengan masyarakat, jangan menjadi polisi yang TENGIL. "TENGIL ini singkatan dari Takabur, Egois, Norak, Galak, Iri, dan Licik," imbuhnya.

Sutarno justru menginginkan polisi itu KASEP yang memiliki arti tersendiri. “Kasep itu sebutan bagi laki-laki sunda. Tapi ini singkatan juga dari Komunikatif, Akomodatif, Sopan dan Santun saat pelayanan, Edukatif jangan bosan dan capek melayani masyarakat, serta Peduli," paparnya.

Untuk mewujudkan keinginannya, Sutarno meminta dukungan masyarakat. Sementara untuk polisi, pihaknya selalu melakukan momentum perbaikan. Bahkan pada HUT Bhayangkara menjadi momentum untuk melakukan introspeksi untuk mengevaluasi yang sudah dan belum dilakukan.

"HUT yang kita lakukan setiap tanggal 1 Juli, merupakan momentum untuk melihat sampai sejauh mana upaya-upaya yang sudah kita laksanakan. Kemudian menata mempersiapkan diri kita ke depan. Dari hasil evaluasi itu, kita rumuskan ke dalam kebijakan berdasarkan arahan Kapolda Jabar atau arahan Kapolri," paparnya.

Sutarno mengakui masih ada kelemahan polisi sehingga tidak semua permasalahan yang terjadi di masyarakat bisa diungkap secara maksimal. Bahkan Kapolri secara khusus telah menyampaikan permohonan maafnya atas hal tersebut. "Dalam pembinaan, kita masih ada kelemahan. Namanya saja ngurus orang banyak. Pasti ada perilaku anggota yang kurang baik. Itulah makanya kita terus benahi perbaiki," pungkasnya. (Lanie)

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Berita Dan Sinetron

Next Post

Disyanjak Kota Bandung Gelar Pekan Panutan PBB

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Disyanjak Kota Bandung Gelar Pekan Panutan PBB

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021