Bandung, BEDAnews,-
Selama masa kampanye Pemilu Legislatif 2014, Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat ada tiga pelanggaran dan kini kasusnya sedang diusut.
"Ada tiga pelanggaran, di Banjar kampanye di luar jadwal, di Polres Sumedang Kepala Desa ikut kampanye dan di Polres Subang Kepala Desa melaksanakan kampanye," kata Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan kepada wartawan di Gasibu, Senin (7/4/2014). Ia menjelaskan, tiga kasus tindak pidana pelanggaran Pemilu itu merupakan hasil analisis pihak Gakumdu, dan kasusnya akan diserahkan serta ditangani oleh Polres kewilayahan.
Sementara selama masa kampanye pileg keamanan di Jawa Barat dalam kondisi kondusif dan tidak ada kasus yang menonjol. "Pelaksanaan dapat berjalan tertib. Tidak ada kejadian kecuali kasus penculikan, itu pidana umum biasa. Ini membuktikan partisan politik cukup dewasa dan mengerti untuk menjaga keamanan dan ketertiban," jelasnya.
Selain itu selama masa kampanye, jajaran Polda Jabar mencatat ada 3211 pengendara yang mendapat tilang dan 2723 mendapat teguran karena melakukan pelanggaran. Sebagian besar surat tulang tesebut diberkan kepada pengguna sepeda motor. "Namun di Jabar salah satu yang terendah dibandingkan dengan Polda yang lain hal itu saya ketahui saat pemaparan di Mabes," tandasnya. (Lanie)











