“Alhamdulilah, semua normal. Itu berita hoaks, jangan termakan informasi menyesatkan,” ujar Rahmat Qodriansyah melalui keterangannya, Selasa (5/7).
Tambahnya, pada Senin (4/7) sekitar pukul 18.31 pembangkit unit 1 dan 2 PLTU Banjarsari sempat trip sehingga suplai energi yang dialirkan ke gardu induk PLN terhenti. Hal ini disebabkan adanya gangguan pada PHT Lahat-Bukit Asam.
Namun, hal ini bukan hanya terjadi pada PLTU Banjarsari saja, tapi juga pada pembangkit listrik yang lain yang ada di wilayah Kabupaten Lahat Lahat serta Kabupaten Muaraenim.
Pasca gangguan tersebut, PLTU Banjarsari langsung melakukan langkah sesuai standar operasional prosedur (SOP), dan berkoordinasi dengan PLN P3BS untuk persiapan normalisasi kembali ke sistem. Guna kembali memasok daya listrik dari pembangkit, untuk disalurkan ke Gardu Induk PLN di Puntang Lahat.













