Sebelumnya, selama bulan Ramadan, PLN UPT Palangkaraya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik tetap aman, terutama pada waktu-waktu kritis seperti sahur dan berbuka puasa. Beberapa di antaranya adalah inspeksi berkala terhadap jaringan transmisi, pemeliharaan preventif pada gardu induk, serta peningkatan kesiapan peralatan darurat.
“Selama Ramadan, kami sudah mengidentifikasi titik-titik rawan gangguan dan telah melakukan berbagai upaya mitigasi, termasuk pemangkasan pohon di sekitar jaringan, pemeliharaan preventif, serta peningkatan pengawasan terhadap beban puncak listrik. Dengan langkah-langkah ini, kami optimis pasokan listrik selama Lebaran akan tetap terjaga dengan baik,” tambah Bayu.
PLN UPT Palangkaraya, juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika terjadi gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan pelanggan PLN.