Bandung, BEDAnews
PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB), memastikan mulai H-15 hingga H+15 Lebaran Idul Fitri 1433 H, pasokan listrik akan berjalan lancar. Hal ini dikarenakan PLN DJBB meniadakan semua kegiatan pemeliharaan terencana yang mengakibatkan pemadaman, demikian diungkapkan Humas PT PLN DJBB Adang Djakarsih, Selasa (7/8).
Menurut Adang, demi menjaga keandalan pasokan listrik selama bulan Ramadhan dan Lebaran, PLN DJBB melaksanakan beberapa langkah antisipasi, diantaranya meyiapkan petugas pelayanan teknik yang siap 24 jam dan dapat diakses melalui layanan PLN 123.
Selain itu, PLN DJBB juga menyediakan material cadangan sehingga apabila terjadi gangguan mudah teratasi. “PLN DJBB juga menyiapkan SOP keandalan bagi tempat ibadah dan pusat keramaian,“ ucap Adang.
Selama bulan Ramadahan 2012, Adang menambahkan, beban puncak di wilayah DJBB turun dari rata-rata 6628 MW pada 2011 menjadi 6396 pada rata-rata bulan ramadhan tahun 2012 atau turun 3,6%.
“Untuk H-7 dan H+7 diperkirakan beban puncak akan turun hingga 30% karena pelanggan industry, perkantoran dan sebagian pelanggan komersial menghentikan aktivitasnya,” lanjut Adang seraya menambahkan konsumsi pelanggan industri di Jawa Barat dan Banten, mencapai 50% dari total konsumsi pelanggan.
Agar masyarakat aman dan nyaman selama lebaran dan mudik, PT PLN DJBB memberikan beberapa tips diantaranya melunasi tagihan listrik sebelum tanggal 20 agar tidak terkena denda, mencabut dan mematikan semua peralatan sebelum mudik, dan menghubungi layanan call center PLN 123 apabila membutuhkan layanan seputar kelistrikan. (Lanie)













