Kemudian dilanjut melihat proyek IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dari Kementerian LHK RI yang terletak dibelakang Madrasah.
Dalam pembukaan monev di Madrasah yang ke-18, Kholil mengingatkan pentingnya bahagia dalam bekerja. “Karena sumber penyakit itu berasal dari hati, maka kendalikan agar hati senantiasa bahagia, serta bersedekah,” pesan Kholil mengawali sambutannya.
Dalam pembinaannya kepada guru, Kiyai Kholil juga menekankan agar selalu update metode pembelajaran dengan menyesuaikan kondisi tanpa menanggalkan Akhlakul Karimah, terang Kholil.
“Apabila guru Madrasah mampu beradaptasi dengan tekhnologi secara relevan, maka outputnya para siswa sebagai generasi Z akan mampu mengisi peluang di tengah tuntutan digitalisasi era revolusi industri 4.0, dimana peran manusia banyak yang tergantikan dengan mesin,” jelas Kholil.













