“Dimana-mana orang tua sudah resah dan bingung bagaimana cara mengatasi anaknya yang kecanduan Game Online. Begitupun kalangan Remaja hingga dewasa juga terjadi dekradensi moral hingga sters, gila bahkan meninggal dunia,” terang Salim.
Lebih lanjut, dalam surat resmi PGSI disebutkan dampak Game Online:
1. Secara Psikologis, berdampak buruk bagi perkembangan mental Anak, Remaja dan Dewasa karena mengandung unsur kekerasan (Perkelahian, Tembak-menembak, Pembantaian dll).
2. Efek yang ditimbulkan secara umum diantaranya, mudah emosi terhadap sesama, hilang kemampuan pengendalian diri yang berujung Sakit Jiwa karena memposisikan dirinya sebagai Tokoh dalam Game.
3. Dampak khusus bagi anak-anak, berani melawan pada orang tua dan guru, hingga malas belajar dan beribadah.












