KAB. BANDUNG || bedanews.com — Petani itu keren, dikatakan H. Osin Permana, saat melaksanakan Reses Masa Sidang III DPRD Kabupaten Bandung di Gedung Budaya Kampung Girang Desa Ciapus Kecamatan Banjaran, Kamis 28 Juli 2022, saat mengedukasi undangan kegiatan.
Masalahnya disini, dikemukakan legislatos yang merupakan Ketua Fraksi Demokrat, usia para petani sekarang sudah mencapai 52 tahun hingga 60 tahun. Otomatis kedepannya profesi petani dikuatirkan punah bila tidak ada mau yang melanjutkannya.
Salah satu contohnya, siswa SMP atau SMA/K ada tidak yang mendaftarkan dirinya untuk menggeluti bidang pertanian, hampir semua siswa tidak berkenan menjadi seorang petani yang sebenarnya profesi itu sangat bagus begitu juga dengan masa depannya.
“Solusinya adalah dengan mengedukasi masyarakat dan memberi penjelasan secara spesifik tentang profesi petani yang sepertinya kurang diminati generasi muda,” katanya di lokasi Reses.
Jelas hal itu membuatnya prihatin, bayangkan saja kalau profesi petani sudah tidak ada yang mau, masyarakat akan makan apa, lalu bagaimana dengan nasib lahan pertanian yang tidak digarap malahan dijadikan kavling perumahan, prilaku itu akan menimbulkan dampak kemiskinan dan kelaparan ekstrim.
Melalui reses ini, Osin menyampaikan kepada masyarakat untuk menjaga serta melestarikan lahan pertanian dengan menciptakan regenerasi baru potensial sebagai upaya menjaga punahnya profesi petani.
“Saya mengatakan kalau Petani itu Keren, karena mereka sudah berhasil menciptakan ketahanan pangan, menjaga stabilitas negeri dari wabah kelaparan, bahkan saat wabah pandemi covid 19, mereka tetap bekerja mengolah lahan tanpa rasa takut,” ujarnya.
Untuk itu Osin meminta kepada masyarakat, mari tanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan adanya kesadaran dan kepedulian pastinya akan muncul rasa tanggung jawab di diri masing-masing.***













