Perdamaian seperti itu, tidak bisa dipaksakan dalam sehari. Butuh waktu, butuh kesabaran, butuh kerelaan buat mengaku salah. Kalo cuma jadi tontonan diplomatik tanpa eksekusi nyata di lapangan tanpa penghentian bom di Lebanon, tanpa pengakuan atas kedaulatan dan hak asasi maka cuma ilusi.
Dan ilusi, seperti tanah longsor di Ciletuh, pada akhirnya bakal runtuh dan menimpa siapa aja yang ada di bawahnya. Biasanya, yang paling bawah rakyat biasa, petani, ibu-ibu, anak-anak yang paling parah tertimpa.
Saya tidak punya solusi ajaib. Saya cuma pensiunan tentara yang sekarang lebih akrab sama cangkul daripada pistol. Tapi satu hal yang saya yakini: perang tidak pernah menyelesaikan apa pun, kecuali menambah korban jiwa. Dan korban jiwa itu akan menambah kesedian dan penderitaan bagi keluarga yang ditinggalkan.













