SALATIGA || Bedanews.com – Mengetahui narkoba berbahaya ternyata belum cukup untuk membuat seorang remaja mampu menolaknya. Di tengah tekanan teman sebaya, kebutuhan untuk diterima kelompok, rasa ingin tahu, perubahan emosi, tuntutan akademik hingga derasnya paparan informasi digital, kemampuan mengambil keputusan menjadi salah satu benteng penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Persoalan itulah yang menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah melalui Rapat Koordinasi Pengembangan Soft Skill SMA Sederajat Kota Salatiga, yang digelar di Hotel Grand Wahid Salatiga, Kota Salatiga, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, dunia pendidikan, kesehatan, sosial, perlindungan perempuan dan anak, aparat keamanan, akademisi serta perwakilan satuan pendidikan. Forum ini diarahkan untuk membangun kesamaan persepsi dan memperkuat kolaborasi dalam membangun ketahanan diri peserta didik sebagai bagian dari strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).













