“Program MBG diharapkan menjadi ujung tombak dalam membangun generasi sehat. Dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan, karena tanpa keterlibatan bersama, tujuan besar ini tidak akan tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Promosi dan Kerjasama BGN Teguh Suparngadi menambahkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga berperan penting dalam menguatkan ekonomi lokal.
“Program ini mengedepankan produk pangan daerah sehingga mampu mendorong kemandirian sekaligus memperkokoh ketahanan pangan. MBG identik dengan pemberdayaan masyarakat, mulai dari petani hingga pelaku UMKM,” jelasnya.
Teguh juga menegaskan bahwa pelaksanaan MBG berlandaskan empat prinsip utama, yakni kecukupan kalori, gizi seimbang, standar higienis, dan keamanan pangan.













