“Pak Menteri, di Aceh sudah damai 18 tahun, namun nasib saudara saudara kami di honorer masih belum jelas. Mereka sudah mengabdi 10 sampai 20 tahun. Di Satpol PP WH banyak yg berasal dari mantan Kombatan, honorer di Aceh juga banyak yg berasal dari keluarga korban konflik, tapi nasib mereka harus perhatian serius dari negara sebagai afirmasi untuk segera di angkat menjadi ASN,” tegas Fachrul Razi.
Untuk itu, Fachrul Razi mewaliki rekan-rekan di daerah Aceh lainnya sepakat dengan MenPANRB untuk bisa memberikan afirmasi dan solusi terhadap nasib tenaga honorer Satpol PP WH dan Honorer lainnya di Aceh agar mendapat perhatian serius Pemerintah karena Aceh merupakan daerah yang baru saja mengalami konflik.
“Kami tetap mendukung dan memperjuangkan nasib tenaga honorer, ini menjadi aspirasi dari masyarakat daerah yang kami wakili,” ucap Senator asal Aceh tersebut.













