Materi karakter golongan darah A, B, AB, dan O disampaikan sebagai edukasi populer untuk menambah pengetahuan peserta.
Rahmat menekankan, materi tersebut bukan dasar untuk menentukan kepribadian seseorang secara mutlak, melainkan pengetahuan yang dapat menjadi bahan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi PMI Kota Tasikmalaya, HUT ke-81 menjadi momentum memperluas pesan kemanusiaan sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadi donor darah sukarela.
“Kami ingin menjadikan HUT PMI sebagai sarana edukasi dan memperkuat semangat kemanusiaan. Para donor lama harus dipertahankan, sementara masyarakat yang belum menjadi donor diharapkan tergerak untuk ikut mendonorkan darah,” pungkasnya. (Suslia)













