“Hal ini juga perlu diperhatikan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya agar tetap menyiagakan jiwa serta raganya demi kepentingan bangsa Indonesia,” tutur Yana.
Masyarakat patut mengapresiasi beberapa pesantren yang berhasil mencegah, mengendalikan, dan menangani Covid-19. Hal ini bukti nyata bahwa pesantren memiliki kemampuan untuk menghadapi covid-19 di berbagai keterbatasan.
“Modal utamanya adalah kedisiplinan dan sikap hati-hati yang selama ini diajarakan oleh para pimpinan pesantren kepada santrinya. Keteladanan juga berkontribusi untuk mendorong santri bersedia ikut divaksin,” ujar Yana.
Perlu diketahui, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri.













