“Otoritarianisme dalam bentuk apa pun yang membatasi kebebasan berpendapat, yang menindas pihak yang berbeda pandangan, yang menganggap negara milik segelintir orang, harus kita lawan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ono juga menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari penggusuran hingga pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang kehilangan mata pencaharian.
Ia meminta kader PDI Perjuangan di seluruh Jawa Barat hadir di tengah masyarakat dan menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah.
“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran PDI Perjuangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar berbicara kepada penguasa yang saat ini memegang kekuasaan eksekutif. Jangan biarkan rakyat kehilangan mata pencahariannya, jangan biarkan penggusuran terjadi di mana-mana,” ucapnya.













