• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Peringatan 665 Tahun, Jejak Awal Islam di Pesisir Tanah Papua

Peringatan 665 Tahun, Jejak Awal Islam di Pesisir Tanah Papua

kris by kris
5 Agustus 2025
in Ragam
0
KULTUM-KH. Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I saat mengisi Kultum Pengajian Mesjid Al-Ikhlas Polres Fakfak Papua Barat, beberapa waktu lalu. (Foto Ist).

KULTUM-KH. Muhammad Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I saat mengisi Kultum Pengajian Mesjid Al-Ikhlas Polres Fakfak Papua Barat, beberapa waktu lalu. (Foto Ist).

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa kerajaan Islam mulai terbentuk di Raja Ampat dan pesisir Papua Barat. Misalnya, Kerajaan Waigeo, Misool, Salawati, Fatagar yang secara kultural dan politik berafiliasi dengan Kesultanan Ternate–Tidore.

Di Salawati, legenda menyebut seorang pendiri bernama Kalewan yang menikahi mubaligah dari Cirebon, bernama Siti Hawa Farouk dan mengganti namanya menjadi Bayajid, memicu konversi massal di wilayah itu pada abad ke‑16.

Salah satu saksi bisu perjuangan Islam di Fakfak adalah Masjid Tua Patimburak, yang dibangun sekitar tahun 1870 oleh Abuhari Kilian dan menjadi saksi kekuasaan Tidore di kawasan itu.

Islam tumbuh kuat di wilayah laut karena jalur perdagangan laut dari Maluku dan Sulawesi. Sebaliknya, masyarakat pedalaman Papua tetap memelihara kebudayaan animisme hingga abad 20-an, ketika transmigrasi dan sekolah Muhammadiyah mulai masuk setelah 1933, serta terutama setelah 1962–1977 di wilayah seperti Jayawijaya dan Wamena.

BeritaTerkait

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Page 3 of 4
Prev1234Next
Previous Post

Kota Sukabumi Merupakan Daerah Warisan Budaya Sunda

Next Post

Polres Demak Kolaborasi Dengan Bulog, Gelar Pasar Murah

Related Posts

Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Ragam

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

7 November 2026
Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Next Post

Polres Demak Kolaborasi Dengan Bulog, Gelar Pasar Murah

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021