Kami membuka seluas luasnya kader Nahdkatul Ulama untuk bekerja di Jepang, semakin banyak sahabat sahabat kita yang bisa berangkat ke Jepang maka secara otomatis setelah mereka pulang nanti akan banyak di Negara kita ini akan ada generasi generasi yang mandiri (membuka usaha sendiri) dan beretos kerja tinggi yang di harapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian bangsa dan ikut serta memajukan negara kita dengan ilmu yang di dapatkan selama bekerja di jepang.
“Makanya peserta tenaga terdidik wajib mengikuti pelatihan sesuai Specified Skill Worker (Bekerja) dan pemahaman Islam Ahlussunaah wal Jamaah An Nahdliyah sebelum diberangkatkan ke negeri sakura tersebut,” kata Gus Lutfi.
Direktur Utama DGII, Endraswari Safitri menyampaikan, tujuan acara ini adalah untuk menyosialisasikan peluang kerja bagi tenaga terdidik di Jepang, targetnya adalah anak-anak usia 18-30 tahun.













