Adapun pekerjaan renovasi dan pembangunan meliputi pembangunan rumah tunggu dari nol untuk keperluan peziarah, serta perbaikan berbagai fasilitas seperti rumah singgah, area makam, mushala, ruang anjungan, balai tamu, gapura pintu masuk, pagar area makam, relling tangga, papan nama makam dan pintu masuk, pembuatan tangga serta tiang bendera. Semuanya merupakan bagian dari upaya revitalisasi situs sejarah sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan.
“Rumah singgah yang sebelumnya tak layak, kini sudah bisa digunakan. Mushala yang plafonnya runtuh kini sudah dapat difungsikan untuk salat. Ruang tamu dan balai anjungan yang lantai dan dinding kayunya lapuk, serta atap seng yang rusak, kini telah diperbaiki. Begitu juga dengan sejumlah fasilitas lainnya,” jelas Kolonel Benny.













