Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI mengatakan momentum yang sangat bermakna ini, membuktikan bahwa meskipun batas geografis memisahkan kedua negara, ikatan persahabatan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Malaysia senantiasa tumbuh semakin kokoh. “Kehadiran Jeneral hari ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen bersama untuk mempererat kemitraan strategis demi kedaulatan dan keamanan kedua bangsa. Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengetahuan, tetapi juga momentum untuk memperkokoh sinergi kedua angkatan bersenjata demi stabilitas dan perdamaian di kawasan,” ujar Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Panglima TNI juga mengucapkan selamat atas pengangkatan Jeneral Datuk Haji Malek Razak Bin Sulaiman sebagai Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) ke-24 (sejak 1 Februari 2026). Sebuah kehormatan bagi TNI untuk dapat bersinergi dengan ATM dalam memajukan hubungan pertahanan kedua negara. “Saya meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Jeneral yang sarat pengalaman dan dedikasi, ATM akan terus bertransformasi menjadi kekuatan yang tangguh dan semakin memperkokoh perannya dalam menjaga keamanan regional,” pungkas Panglima TNI.












