Maka Israel mengubah akal sehat menjadi akal busuk: jangan lawan lingkarannya. Padamkan sumbunya. Dan sumbunya beralamat di Teheran. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, pernah bilang di belakang pintu tertutup: “*Kami tidak perlu menginvasi Iran. Cukup buat mereka tidak bisa mengirim satu peluru pun ke Hizbullah, maka kami sudah menang.”*
Lapis dua agenda Israel: *Hancurkan logistik, koordinasi, dan pendanaan Iran dari dalam negerinya sendiri. Bukan perang merebut tanah. Tapi perang merebut napas musuh.*
*Lapis Tiga: Inilah yang Paling Berbahaya. Iran Dipecah.*
Sekarang kita masuk ke ranah yang paling jarang diberitakan. Banyak analis menghindari topik ini karena dianggap terlalu liar. Tapi saya tidak sedang berteori di kampus. Saya membaca dokumen internal yang sempat beredar di koridor PBB. Isinya: skenario disintegrasi Iran.













