Keempat. Kurangi ketergantungan. Krisis ini adalah bukti: Indonesia terlalu lemah karena masih impor gandum, kedelai, minyak. Bangun ketahanan pangan dan energi. Sekarang. Bukan besok.
*PENUTUP*
Saya tidak meramal kiamat. Saya tidak mengatakan perang pasti terjadi. Tapi tanda-tanda ada di depan mata. Ketegangan naik setiap hari. Diplomasi gagal. Dialog buntu.
Dan Indonesia, sekali lagi, akan menjadi korban bukan karena ada yang menembaki kita, tapi karena dapur ekonomi kita dirancang rapuh, tergantung pada komoditas dan jalur pelayaran yang berada ribuan kilometer dari Jakarta.
*Jika tidak ingin rakyat membayar mahal, ubah sekarang.*
Bangun lumbung pangan. Bangun kilang minyak. Bangun kemandirian.
Dan untuk pemerintah: Jangan seret Indonesia ke bara api perang orang lain. Netralitas bebas-aktif adalah harga mati.













