Maka, siap-siap: Indomie lebih mahal. Tahu tempe tidak lagi jadi lauk murah. Ayam dan telur naik. Dan jika Anda pengusaha kuliner kecil, margin Anda tergerus habis.
*Ketiga: Rupiah Melemah, Bayar Utang Luar Negeri Makin Berat*
Ketika harga minyak dunia naik, permintaan dolar AS untuk membayar impor minyak ikut naik. Nilai tukar Rupiah cenderung melemah, menjadi Rp17.000, Rp17.500, atau lebih.
Apa artinya? Harga barang-barang impor (dari ponsel hingga obat-obatan) naik. Bayar cicilan utang luar negeri (baik negara maupun swasta) membengkak dalam rupiah. Dan jika Anda berencana umrah atau liburan ke luar negeri, siapkan kantong lebih tebal.
*INDONESIA HARUS NETRAL, TAPI JANGAN PASIF*
Di tengah tekanan AS dan Israel agar “memilih sisi”, posisi Indonesia harus tegas: KAMI NETRAL. Bebas-aktif. Tidak akan bergabung dalam koalisi militer mana pun. Tidak akan menyediakan pangkalan atau overflight.













