Narasumber dari Dinas Sosial Trenggalek, Siti Nasika, memberikan data dan fakta terkini mengenai dampak negatif pernikahan dini, seperti tingkat perceraian yang tinggi, risiko kesehatan ibu dan anak yang lebih besar, serta peluang pendidikan yang terbatas. Informasi ini menjadi dasar diskusi yang lebih mendalam selama kegiatan.
Babinsa Joho Serda Riko memberikan pemahaman yang sangat berharga kepada peserta kegiatan. Dengan pengalaman dan pengetahuannya, Serda Riko menjelaskan tentang pentingnya pencegahan pernikahan dini sebagai langkah awal untuk membentuk masyarakat yang lebih sejahtera dan berpendidikan.
“Dalam konteks ini, Babinsa memiliki peran yang sangat strategis. Selain sebagai anggota TNI, mereka juga merupakan bagian dari masyarakat. Dengan turut serta dalam kegiatan sosialisasi seperti ini, mereka tidak hanya memenuhi tugas profesi, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membentuk generasi yang lebih baik di masa depan,” ungkap Serda Riko.











