Diskusi pun berlangsung hangat, dengan partisipasi aktif dari peserta kegiatan. Berbagai pertanyaan diajukan, dan solusi-solusi konkret pun dibahas bersama. Hal ini menciptakan ruang terbuka untuk berbagi pengalaman dan pemikiran, sehingga semua pihak dapat lebih memahami kompleksitas pernikahan dini dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar seminar informasi, tetapi juga langkah konkret dalam merespons isu sosial yang kompleks. Dengan melibatkan Babinsa Joho Serda Riko, masyarakat dapat merasakan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam situasi konflik, tetapi juga sebagai agen perubahan positif dalam membangun fondasi masyarakat yang kokoh.
Sebagai peserta kegiatan, kita diingatkan bahwa pencegahan pernikahan dini bukanlah tanggung jawab satu sektor saja. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Babinsa Joho Serda Riko, kita dapat bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik dan cerah untuk generasi mendatang. (Red).













