Akibat itu pula, Putera Begawan Ekonomi Prof Soemitro itu selalu di gagalkan untuk memimpin Indonesia.
Sehingga berkali-kali gagal dalam konstestasi Pilpres.
Bila dibanding dengan Era Presiden SBY yang memimpin Indonesia 10 tahun dan Era Joko Widodo 10 tahun. Kedua Presiden Indonesia itu belum pernah alami tekanan politik dan ekonomi seperti yang di alami oleh Prabowo saat ini.
Ada sih buku yang ditulis era SBY yang menjawab Gurita Cikeas dan buku People Power – Jokowi.
Patut di akui jika di banding SBY dan Joko Widodo. Keduanya tidak menuliskan pikiran untuk Indonesia sebagaimana Prabowo dalam bukunya. Paradoks Indonesia. Apa yang dilakukan oleh Prabowo ini seperti yang di lakukan oleh Mahatir Muhammad saat (1981) memulai memimpin Malaysia dengan bukunya The Dillema Malaya.













