Selain kultur, kata Guru Besar Fisip Unair ini, etika juga harus benar-benar dijaga. Kemudian harus aman dari UU ITE dan aman kejahatan siber.
“Nah, makanya ada program Literasi Digital,” ujarnya.
Henri mengungkapkan, Presiden Joko Widodo sudah berkomitmen untuk membangun infrastruktur digital agar seluruh masyarakat Indonesia di 2023-2024 tidak kesulitan dalam menggunakan internet.
Menurutnya, hal inilah yang sedang dikerjakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kominfo.
Meski begitu, lanjut dia, pembangunan infrastruktur digital saja tidak cukup. Karena SDM juga harus dipersiapkan untuk menghadapi kemajuan teknologi tersebut.
“Karena kalau SDM tidak disiapkan maka bisa jadi internet digunakan untuk hal-hal buruk. Makanya kultur dan talenta harus dibangun. Dengan teknologi yang berkembang. Kalau secara teknis terkoneksi, maka secara ekonomi dan sosial terkoneksi,” ucap dia.













