“Terjadi paradigma baru yakni teknologi mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat. Ini bahaya karena kultur kita silaturahmi kita junjung tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI, Hasbi Anshory menyebutkan, saat ini Indonesia sedang bersiap menghadapi transformasi digital yang sudah mulai berjalan.
Untuk itu, kata dia, talenta digital harus betul-betul dipersiapkan agar bisa memanfaatkan perubahan tersebut.
“Indonesia membutuhkan 600 ribu talenta digital per tahun. Pengembangan talenta digital bisa lewat berbagai macam, salah satunya nelalui program literasi digital ini,” katanya. (Red).
Page 4 of 4













