Pagelaran ini menjadi awal tanda kebangkitan Kota Bandung dari pandemi Covid-19. Sehingga para seniman bisa kembali mengekspresikan karya-karyanya.
“Di Perwal terbaru kegiatan seni budaya sudah diperbolehkan, mudah-mudahan Bandung semakin baik,” harapnya.
“Tadi kita juga menampilkan seniman difabel itu sebagai bentuk perhatian bahwa kami ini sifatnya inklusif jadi tidak membeda-bedakan, siapapun berhak untuk menghasilkan dan mengekspresikan seni budayanya,” tutur Kenny. (Cut Salsa)
Page 5 of 5













