Selanjutnya, Gatot Nurmantyo menyerahkan penghargaan Rekor Muri kepada Wawan Sofyan sebagai seniman teather yang mementaskan monolog Bung Karno terbanyak sehingga ditetapkan sebanyak 85 kali sejak tahun 2002.
Dalam pidato kebangsaan, Try Sutrisno menyampaikan, untuk mengobarkan kembali rasa perjuangan khususnya para generasi muda. “Anda akan tetap menjadi harapan bangsa sebagai pelopor bangsa tetap memiliki jatidiri Indonesia, yaitu pelajari Pancasila. Renungkan, hayati dan buktikan, bangkitkan daya juang kita memperjuangkan karunia Tuhan,” imbuhnya.
Dalam pertemuan ini, katanya, disamping mengingat kebesaran Bung Karno sebagai perintis kemerdekaan, pejuang 45, juga mengingatkan setiap generasi penerus untuk memberikan kewajiban ini membangun bangsa. “77 Tahun Kemerdekaan RI suatu momentum dalam menyongsong masa depan, Tahun 2045 Insya Allah Indonesia Emas,” ucap Wakil Presiden Indonesia ke-6 periode 1993–1998 itu.













