“Penampilan Mas Wawan memang luar biasa, saya sampai menangis. Saya baru tahu pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pendiri bangsa ini. Walaupun anda membuat saya menangis saya berterima kasih,” ujar Jaya Suprana.
Pada tahun 2009 bersama Aylawati Sarwono mendirikan Jaya Suprana School of Performing Arts yang didedikasikan sebagai wadah kegiatan sosial budaya bagi para seniman-seniman muda berbakat Indonesia.
Hal senada dikatakan Gatot Nurmantyo bahwa, dirinya juga menyimak bagaimana perjuangan bukan hanya Bung Karno, tentunya para pejuang yang dengan ketulusan hati rela untuk mengusir penjajah. “Saya tidak bisa menyimpulkan, tapi dalam kondisi “Besok, atau tidak sama sekali” saya katakana bangkit atau punah,” kata mantan Panglima TNI.
Pada kesempatan itu, Gatot membaca puisi yang ditujukan kepada Soekarnois dan khususnya kepada para pemuda sebagai pewaris negeri ini dan tulang punggung bangsa yang tentuanya harus punya visi dalam mengamati situasi sekarang ini hingga melanjutkan apa yang sudah dilakukan Bung Karno menjadi bangsa yang besar.













