Selama puluhan tahun menjalani kehidupan militer, saya ditempa oleh disiplin, loyalitas, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa kepentingan bangsa harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi. Kini, ketika tidak lagi berada dalam struktur komando aktif, saya justru semakin menyadari bahwa nilai-nilai tersebut harus tetap hidup, bahkan ketika tidak ada lagi jabatan yang mengikat dan tidak ada lagi perintah yang harus dilaksanakan.
Saya teringat pesan almarhum ayah saya. Beliau menyampaikannya dalam bahasa Jawa yang sederhana, tetapi maknanya sangat dalam.
“_Le, di atas ada Allah, di bawah ada tanah. Kamu di tengah, ojo rumongso duwur.”_
Nak, di atas ada Allah, di bawah ada tanah. Kamu berada di tengah-tengah, jangan merasa tinggi.













