Pendidikan

Peningkatan Kemampuan Prajurit Perang Pikiran

Jakarta, BEDAnews.com

Perubahan kehidupan sosial yang membawa dampak positif dan negatif mengandung konsekuensi bahwa aparat intelijen harus selalu peka mengikuti setiap pergeseran pola interaksi sekecil apapun dan sigap menjawab tuntutan tugas dengan aktif mengembangkan potensi serta kualitas diri.

Kutipan tersebut sebagian sambutan Pangdam Jaya yang dibacakan Asintel Kasdam Jaya Kolonel Inf I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dalam acara Pembukaan Penataran Intelijen Kodam Jaya TA 2015, bertempat di Rindam Jaya, Condet Jakarta Timur, Senin (23/3).

Kegiatan penataran ini direncanakan selama 5 hari dengan para peserta 150  personel Aparat Intel atau sering disebut prajurit perang pikiran yang berasal  dari satuan jajaran Kodam Jaya, diharapkan dengan penataran singkat dalam rangka pengembangan dan penajaman kemampuan ini, akan dapat meningkatkan kualitas para peserta di bidang intelijen.

Hal itu guna mendukung pelaksanaan tugas pokok di satuan dan tidak kalah pentingnya adalah Kontribusi dan peran Aparat Intelijen melalui produk-produknya sangat besar, sebagai bahan pengambilan keputusan Pimpinan sehingga dapat mendukung kelancaran tugas pokok Kodam Jaya, serta menghadapi tantangan bersifat aktual dan faktual.

Salah satu tantangan terdekat adalah kegiatan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika dan peringatan ke-10 Kemitraan Strategis Baru Asia Afrika (NAASP), pada tanggal 19 sampai 24 April 2015 nanti, salah satunya merupakan bagian dari peran keterlibatan Aparat Intelijen.

Kesuksesan dalam memelihara kondisi wilayah ibukota Jakarta agar kondisi tetap kondusif dan pengamanan terhadap seluruh Delegasi dari ratusan negara selama melaksanakan kegiatan tanggung jawab terbesar ada ditangan para insan prajurit perang pikiran. (MR)

 

Baca Juga  Mikrochip Gratis dan Kuota Murah PJJ di Jabar Dapat Diakses SMA/SMK/SLB, MA, Pesantren, Perguruan Tinggi

 

 

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close