
Malam itu, nuansa hangat langsung terasa sejak para tamu memasuki ruangan. Alunan musik jazz dengan penyanyi Natasya Elvira mengisi setiap sudut ruangan, memadukan keindahan sejumlah alat musik yang memanjakan telinga. Lampu-lampu temaram menambah kesan intim, sementara aroma khas cerutu dan whiskey berkualitas, memberikan karakter kuat pada suasana malam itu.
Di antara tamu yang hadir, Bimo, salah satu pengunjung setia Juntos, tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya.
“Bagi saya, Juntos itu seperti oase di tengah kesibukan Jakarta. Setiap kunjungan selalu meninggalkan kesan mendalam,” ungkap Bimo sambil menghisap cerutunya.
Tak hanya menikmati musik, malam itu para pengurus PWI juga tampak berbincang akrab, berbagi cerita tentang dunia jurnalistik, sambil sesekali tertawa renyah sambil menikmati aneka hidangan khas Juntos yang selalu menggugah selera.













