Bandung, BEDAnews,-
Proyek renovasi dan pengembangan Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung Jawa Barat, segera direalisasikan. Hari ini, Senin (29/9) dilakukan prosesi ground breaking dan penekanan tombol sirene pertanda pembangunan dimulai .
Dirut PT Angkasa Pura II, Tri S. Sunoko, menyatakan pengembangan bandara bertujuan meningkatkan pelayanan kepada publik. "Semangat dari pengembangan ini adalah menjadikan Bandara Husein Sastranegara sebagai kebanggaan dan ikon Bandung, selain tentunya menjaga tingkat pelayanan di tengah pertumbuhan jumlah penumpang pesawat yang cukup cepat," kata Tri saat memberi sambutan dalam seremonial “Ground Breaking Pengembangan Bandara Husen Sastranegara”, Senin (29/9)
Pengembangan tersebut tidak terlepas dari komitmen PT Angkasa Pura II untuk melakukan pengembangan di setiap bandara yang dikelolanya untuk mencapai target menjadi world class airport company pada 2016.
Menurutnya, proyek pembangunan dan perluasan bandara ditargetkan usai dalam waktu 12 bulan ke depan. Renovasi tersebut mencakup perluasan terminal penumpang dari 5.000 meter persegi menjadi 17.000 meter persegi dengan nilai proyek mencapai Rp 139 miliar.
"Seiring dengan diperluasnya terminal, kapasitas tampung terminal juga meningkat menjadi 3,4 juta penumpang per tahun atau lebih tinggi dibandingkan saat ini yang hanya 750.000 penumpang," katanya lagi.
Tri menambahkan, pada 2013, jumlah pergerakan penumpang di Bandara Husein Sastranegara telah mencapai 2,46 juta penumpang atau dengan kata lain 300 persen melebihi kapasitas yang ada.
Konsep Bandara Husein Sastranegara baru mengambil tema "Modern yet Traditional" dengan desain bangunan terinspirasi arsitektur tradisional atap rumah khas Jawa Barat, yakni Leuit dan Julang Ngapak, serta senjata tradisional khas Jawa Barat, Kujang.
Soal warna, Bandara Husein Sastranegara baru nantinya akan didominasi oleh warna biru. Warna tersebut diambil dari warna tanaman tarum yang jika diolah bisa menghasilkan warna biru. "Tanaman ini sering digunakan oleh masyarakat Sunda untuk pewarna kain," ucapnya.
Di samping perluasan terminal, Bandara Husein Sastranegara juga mempersiapkan area komersial yang cukup luas guna meningkatkan pendapatan non-aero. Setelah pengembangan, area komersial tersebut akan memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi atau jauh lebih luas dibandingkan sekarang yang hanya 500 meter persegi.
Meski demikian, Bandara Husein Sastranegara tetap mengandalkan satu landas pacu berukuran 2.500 meter x 45 meter yang bisa mengakomodasi penerbangan dengan pesawat sekelas Boeing 737-800 NG, Airbus A320, dan Boeing 737-900 ER.
Acara ground breaking ini dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko, serta Komandan Landasan Udara TNI AU Husein Sastranegara Nyoman Tri Santoso. (Lanie)












