Ambon, bedanews.com | Sebagai pengganti batu keramat yang telah hilang (Asari Mahua) yang merupakan salah satu pemicu terjadinya konflik antar Negeri Pelauw – Kariu beberapa waktu yang lalu, warga dari marga Soa Tualeka melakukan penggantian situs batu tersebut menjelang akan dilaksanakannya tradisi Cakalele Desember mendatang. Hal ini sebagai upaya dari para tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Negeri Pelauw untuk terus menjaga budaya dan adat istiadat yang sudah lama diwariskan secara turun temurun.
Dalam rilis tertulisnya pada hari Jumat (25/11/2022) Danpos Ramil Pelauw Letda Arm Eko menyampaikan bahwa Situs Makam Keramat Marga Soa Tualeka tersebut merupakan salah satu peninggalan sejarah dari para leluhur yang ada di Pulau Haruku, tepatnya di Negeri Pelauw, Kec. Pulau Haruku, Kab. Maluku Tengah.











