“Jika kita memojokan salah satu pejabat publik, yang kita anggap lagi kampanye pencitraan untuk pilpres, maka jangan – jangan kita diendorse oleh lawannya, kan bolak balik saja melihatnya, ayo kita berpositif saja, kritik ya boleh tapi “asbabunnya” jelas , jangan cuma “asbun”,” tegas Pria yang pernah menjadi Ketua KPU Kaltim ini menutup pembicaraannya. (Red).
Page 3 of 3













