dr. Agung menjelaskan, program pengabdian kepada masyarakat akan berdampak bila dalam tahapannya diterapkan nilai-nilai yang tepat. Pengabdian masyarakat kerap tak berjalan baik selepas program tersebut usai.
Dalam presentasinya “Pengabdian Masyarakat: Dari Program Menjadi Dampak” di acara tersebut, dr. Agung memaparkan sejumlah kesalahan umum yang sering dikaitkan dengan pengabdian masyarakat.
Pengabdian masyarakat sering dirasa sebagai seremonia belaka. Selepas itu hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat terputus. “Banyak dokumentasi tetapi minim perubahan. Kegiatan jalan tetapi masalah ada. Proyek selesai, relasi putus. Tidak ada tindak lanjut setelah program berakhir. Seharusnya tidak seperti itu. Mahasiswa harus datang dengan solusi dari hasil memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.












