• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Penerapan WFH ASN Jangan Sampai Menurunkan Pelayanan Publik

Penerapan WFH ASN Jangan Sampai Menurunkan Pelayanan Publik

herz by herz
7 April 2026
in Edukasi, Headline, News, Politik
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar Iwan Suryawanengingatkan Penerapan wfh asn jangan sampai menurunkan Pelayanan Publik.

BANDUNG. BEDAnews.com – Mulai 1 April 2026 ini setiap hari Jumat bagi ASN (aparatur sipil negara/pns) termasuk di lingkungan pemerintah provinsi Jawa Barat mulai diterapkan kebijakan WFH atau Work From Home.

DPRD  Provinsi Jabar menyatakan setuju terhadap kebijakan WFH bagi ASN, namun memberikan catatan kritis agar pelaksanaannya tetap terjaga.

Sebagaimana dikatakan Wakil Ketua DPRD Jabar iwan Suryawan yang menyatakan setuju dengan penerapan wfh (work from home) bagi asn. Namun kebijakan ini tetal harus dijalankan dengan tanggungjawab penuh. Ucap Ketua PKS jabar ini di Bandung. Senin (6/4)

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026

Plitisi PKS Jabar  menekankan,  pelayanan tidak boleh menurun dan pengawasan perlu diperkuat melalui teknologi seperti GPS dan absensi daring.

Diharapkan kebijakan ini tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

Iwan menyebut Wfh bukan berarti libur. Tetapi memindahkan ruang kerja dengan orientasi pada hasil. Disiplin harus tetap dijaga. Sebutnya.

Dirambahkan Wfh dinilai dapat membantu menghemat bbm dan anggaran daerah. Dengan jumlah asn yang besar. Kebijakan ini juga berpotensi menekan biaya operasionam secara signifikan.

Kebijakan wfh ini harus didukung sebagai bagian dari efisiensi birokrasi. Ditengah ancaman krisis enwrgi global setiap penghematan bbm dari mobiliitas asn sangat berarti.” Pungkasnya.@hèrz

Tags: Penerapan WFH ASN Pelayanan Publik Jangan Sampai Menurun
Previous Post

Sekretariat DPRD Jabar Bersih-Bersih Lingkungan Dukung Indonesia Asri

Next Post

KAI Daop 3 Cirebon Kembalikan 89 Barang Penumpang Selama Lebaran 2026

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Politik

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Politik

Penyadapan Presiden Oleh Listyo Sigit, Jokowi Harus Diperiksa

5 November 2026
Next Post

KAI Daop 3 Cirebon Kembalikan 89 Barang Penumpang Selama Lebaran 2026

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021