Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kondisi lahan gambut yang luas, suhu udara yang panas, serta angin kencang, namun tren penurunan titik api (hotspot) mulai terlihat seiring dilaksanakannya kombinasi operasi darat dan operasi udara dengan dukungan helikopter untuk melaksanakan water bombing.
Di tempat terpisah, sesuai Petunjuk Pangdam XII/Tpr, Kodim 1205/Sintang mengerahkan prajurit dari Koramil 1205-09/Ketungau Tengah untuk menangani 11 titik Karhutla di Desa Radin Jaya dan Desa Argomulyo, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalbar, Rabu, (16/9/2026) dengan luas sekitar 14,4 hektare yang berhasil dipadamkan bersama instansi lainnya dan masyarakat, terus memperkuat patroli untuk mencegah muncul dan meluasnya titik api.













